Digitalisasi Metode Assessment Center

05/08/2020 02:28:20

Dalam era Industri 4.0, tuntutan digitalisasi proses Assessment Center semakin besar seiring perkembangan teknologi yang terjadi begitu cepat. Digitalisasi Assessment Center meliputi persiapan, pelaksanaan, hingga pelaporan. Selain membuat proses mempelajari dan mengerjakan simulasi dapat dilakukan melalui media komputer/gadget, digitalisasi memungkinan assessment dilakukan meskipun pihak-pihak yang terlibat (asesor dan asesi) berada di tempat yang berjauhan (remote).

Digitalisasi Assessment Center dilakukan dengan tetap memperhatikan kaidah inti metode Assessment Center, yaitu observasi perilaku melalui sejumlah simulasi yang job related dengan melibatkan sejumlah asesor. Proses digitalisasi Assessment Center juga tetap memperhatikan elemen utama Assessment Center yaitu Analisa Jabatan untuk mengidentifikasi Kompetensi yang dipersyaratkan, Simulasi, Observasi Perilaku, Integrasi Data, Asesor, Asesi dan Kerahasiaan.

Suatu assessment yang dilakukan secara online, tidak dapat disebut menggunakan metode Assessment Center, apabila tidak memenuhi elemen di atas. Contohnya: kegiatan tidak diawali analisa jabatan, yang diukur bukanlah kompetensi/perilaku yang observable, simulasi tidak ditetapkan berdasarkan kompetensi dan hasil analisa jabatan, asesor tidak dapat mengobservasi perilaku asesi, atau tidak ada proses meeting integrasi data.

Berikutnya, ketika kita merancang suatu aplikasi yang memungkinkan peserta mengikuti Assessment secara Online, tetapkanlah simulasi, metode penyampaian instruksi, tampilan materi, cara peserta memberikan respon, dan mengendalikan keseluruhan kegiatan secara tepat. Pertimbangkan secara matang simulasi yang hendak digunakan, karena tidak semua simulasi dapat dituangkan dalam bentuk aplikasi digital; diantaranya simulasi interaksi kelompok dan role playing tidak sepenuhnya bisa diterapkan secara digital. Pastikan pula kesesuaian instruksi dan konten simulasi dengan konteks situasi assessment yang akan dilakukan. Instruksi dan konten materi Assessment Center yang pengerjaannya dilakukan secara manual, perlu dimodifikasi jika kegiatan dilakukan secara online karena ada perbedaan cara pengerjaan, kebutuhan waktu pengerjaan, dan keterbatasan teknologi dalam mendukung kegiatan assessment.

Pastikan aplikasi memberikan informasi yang cukup bagi asesi untuk memahami apa peran dan tugas mereka serta bagaimana mengerjakan simulasi melalui aplikasi tersebut. Selanjutnya lakukan ujicoba untuk memastikan bahwa simulasi dapat diterapkan dalam aplikasi. Langkah-langkah ini perlu dilakukan untuk menjaga validitas dan reliabilitas proses assessment.

Dari sisi asesor, pastikan mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan perannya ketika melakukan assessment secara online. Berikan pembekalan mengenai aplikasi yang digunakan, mulai dari pengoperasian hingga trouble shooting sesuai peran mereka di lapangan. Selain pembekalan aspek teknis, asesor pun harus memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika melakukan assessment secara online.

Tidak kalah pentingnya adalah aspek keamanan dalam digitalisasi metode Assessment Center, yaitu mengidentifikasi dan memastikan peserta sendiri yang mengerjakan simulasi secara remote (berjauhan), mengamankan dan menjaga kerahasiaan data peserta, materi simulasi assessment, serta laporan hasil assessment. Tetapkan metode dan sistem yang tepat untuk mengamankan hal tersebut di atas, seperti penggunaan One Time Password (OTP), pengaturan otorisasi user aplikasi, dsb.

Terakhir, ketika melakukan digitalisasi metode Assessment Center pastikan bahwa software dan hardware yang digunakan memberikan kesempatan yang sama bagi semua orang untuk mengerjakannya secara optimal, termasuk peserta yang memiliki keterbatasan fisik dan/ atau kurang mahir menggunakan perangkat yang ditetapkan (komputer/gadget).

Tags : SDM, Assessment, Management

Artikel Selanjutnya : Membangun Resiliensi Dalam Pandemi Covid 19

Artikel Sebelumnya


Komentar




Anda tidak belajar tentang diri anda melalui kesuksesan. Anda belajar melalui kegagalan dan kesalahan.

EVENTS


ARTICLE'S TAGS

Partnership Inovasi Assessment Training SDM Leadership Management